Mungkin ini kejadian yang sering orang rasakan. Memberi dan menerima. Hanya saja pengalaman yang sekarang aku rasakan ini, begitu melekat dihati dan mungkin tak akan terlupakan. Memberi adalah perkara sederhana yang bisa kita lakukan kepada siapa saja dan kapan saja. Perkar ayang mudah, tidak memakan banyak waktu, dan cepat mendapat balasan.
Sebelum membaca buku 7 keajaiban Rejeki karya Ippho Santosa, saya sudah mengerti konsep balasan dari memberi dari pelajaran ilmu agama dasar yang saya pelajari. Namun, setelah memahami aspek-aspek percepatan di buku itu, kini kenikmatannya kian terasa.
Ini beberapa kutipan yang saya kutip dari buku 7 keajaiban Rejeki:
#AYO SEDEKAAAH!!!!!
Garputala dipukul, maka gemanya kecil.
Kalo gong yamg dipukul maka gemanya akan bessaaar.
Kalo sedekahnya kecil, maka balasannya akan kecil hampir2 tidak kerasa.
Kalo sedekahhnya besar ,aka balasannya akan besaaar hampir2 bikin terpelanting.
#awalnya terpaksa
#selanjutnya bisa
#akhirnya terbiasa
a: mana yg lebih baik, solat dhuha 2 atau 8?
B: 8 lebih banyak lebih baik
a: mana yg lebih baik, puasa 1 hari atau 2 hari?
B : yg 2 laah
a: nah mana yg lebih baik sedekah 2% ato 10%?
B : yang ikhlas.
Ini yang jadi masalah. Kalo urusan ikhlas itu sudah standart, mana ada ibadah g pake ikhlas? Harusnya kita naik ke tingkat selanjutnya. Seberapa sering dan seberapa banyak. Makin bamnyak ya makin baiik.
#ingin pintar? Pintarkan org lain
#ingin sukseszz? Sukseskan org lain
#ingin kaya ? Kayakan org lain.
#ingin doa terkabul? Doakan org laion.
#ingin ditolong allah? Tolonglah org lain.
Sedekah terang terangan ato diam2 itu bolehh2 saja. Yg gak boleh, terang2 an gak sedekah. Hehe
Nabi berkata : belilah kesulitanmu dg SEDEKAH
Ali said : pancinglah rejekimu dg SeDeKAH..
Nah, aku hanya ingin berbagi pengalamanku tentang konsep 10 dan 20 %.
1 bulan yang lalu hp N70 ku hilang di pasar dekat rumah. Sempet Shok. Tapi, biasalah, Ocha! Kehilangan barang itu hal biasa dikehidupannya. Ya, Aku ceroboh. Pada saat itu, hatiku tidak kecewa, sedih, murung, marah, dan lain sebagainya. Karena ku fikir. Toh, segala sesuatu yang kita punya nanti akan hilang juga. Nah, tak di duga, Ibuku begitu marah akan hilangnya hpku itu. Hingga sempat membuat hubungan kami agak tegang.
Tak tau kenapa aku begitu yakin, insya allah akan dapat yang lebih baik atas hilangnya hape itu.
Liburan kemaren 3 minggu kelewatkan di pondok. Bukan di rumah. Aku mulai membuat target, bahwa aku harus mendapatkan hp baru, tanpa sepengetahuan ibuku. Agar bisa kutebus kecerobohanku kemarin. Aku berusaha kesana kemari, ikut-ikutan teman bisnis-ternyata di ajak MLM (mau beli hape aja bingung, apalagi buat modal MLM?) ingin melamar jadi guru privat-eh ditolak karena minimal D3. Yah, berbgai usaha kulakukan demi mendapat uang untuk hp baru.. Sampai-sampai ikut-ikutan si Zara mau ngelamar jadi pelayan pizza hut (hahaaha)
Beberapa hari setelah itu, aku mengikuti seminar 7 keajaiban rejeki nya Mas Ippho di gedung pasca UGM Jakarta. Disitu aku ditampar, bahwa, lancar dan tidaknya rezeki dan nasib kita bergantung dengan baik tidaknya hubungan kita dengan orang tua. Aku menangis tersedu-sedan saat seminar itu, menginagt sikap acuh ku pada ibu kala itu, mengingat kesebalanku yang kuceritakan kepada teman-temanku atas sikap ibuku. (yang sebenarnya wajar mereka lakukan, karena siapa yang akan benar-benar menanggung hidup kita kecuali mereka? Right#?) Setelah itu, Aku langsung meminta maaf atas segala kesalahanku kemaren pada ibuku.
Semangat bersedekah kian membuncah. Apalagi setelah dapet berbagai resep dari Bang Ippho. Salah satunya pengalaman yang aku terapkan adalah metode 10% dan 20%.
Jadi, jika kita ingin mendapat uang sekian. Maka coba kita sodakoh kan 10% dari uang yang kita inginkan. Paham?
Contoh, kita ingin punya uang 10 juta.
Maka, kita harus bersedekah 1 juta dulu. Insya Allah 10 juta bakal datang.
Bagi orang otak kanan, biasanya melakuakn percepatan dengan meningkatkannya jadi 20 %.
Nah, kalo pengalamanku, kayak gini:
Karena keinginanku sekarang adalah beli hape baru. Jadi ku targetkan, aku harus punya uang minimal 1 juta. Nah, 10 % dari satu juta berapa kawan? 100rb.. ya, hanya 100rb. Tapi niatku kuubah mnjadi 20% jadi, 200rb. Oke, aku coba konsep ini
Setelah bayar uang semesteran di kampus, esoknya dengan niat menyelesaikan semua masalah yang memenati otakku kala itu, aku lempar saja beberapa puluh ribu kembalian dari bank. Aku niatkan untuk diriku, untuk saudaraku, untuk keluargaku, dan untuk segala urusanku. Setelah itu, niatku memang menginap di rumah teman lamaku. Paginya, saat aku mau pamit pulang. Surprise! Mama temanku ini, memberiku uang 2 kali lipat dari uang yang ku sedekahkan kemaren. (Setelah aku hitung2) Waw! Its really “Rezeki itu datang dari arah yang nggak terduga-duga” . Ini belum apa-apa.
Beberapa hari setelah itu, aku masih berada di sekitar kampus. Dan salah satu dari temanku, mengalami musibah. Aku dan temna-teman yang lain pun membantunya. Ku berikan beberapa lembar puluhan ribu kepadanya.
Melihat dompetkupun kian menipis, kuputuskan untuk pulang ke rumah. DI rumah keadaan jadi lebih baik. Ibuku sudah tidak membahas lagi hilangnya hpku kemaren. Aku sedikit lega. Keinginanku untuk membeli hape baru masih ada tapi tapi tak ada niat sedikitpun untuk meminta kepada Ayah dan Ibu. terlalu jaim mungkin. Karena di awal aku sudah bertekad akan membeli hape baru tanpa sepengetahuan mereka. Setelah kembali memikirkan projectku kemaren, dihitung-hitung, aku baru mengeluarkan 10% dari 1juta. Nah, tinggal menunggu pemasukan lagi ini, untuk menambahnya jadi 20%.
Detik demi detik, hari dmei hari terus berjalan. Tiba-tiba disuatu pagi, aku diajak ibuku untuk menjadi notulen seminarnya. Aku pun bersedia menerima tawaran itu. Kalian tau? Di akhir acara pihak panitia memberiku uang sebesar 1 juta atas kerja notulasiku.
Ya Allah, aku tak kuasa menahan air mata, Teori itu benar-benar bekerja dengan baik!!! Aku baru mengeluarkan 10%, tapi target itu benar-benar datang tiba-tiba. Alhamdulillahirabbilalamin!!! Syukur kupanjatkan pada Engkau Sang Penguasa Alam.
Mari berinvestasi dengan Allah!!!
Dengan modal keyakinan!!!! Ikhtiar!!! Sedekah, dan Doa!!!!
Mari kita beli impian kita !!!!
Anda harus Coba di rumah!!!
Artikel ini sudah berkali2 di re-post dimana2 blog2 orang, notes facebook, dsb. Saking terharunya saya tempel juga ah, di blog dreamer crazy. Check this out :
Berikut ini postingan menarik yang bisa menginspirasi kita semua untuk selalu bekerja keras dengan hati untuk menjadikan bangsa ini menjadi lebih baik. Sekedar share. Oh ya artikel ini saya dapat dari milis tangandiatas, yang kemudian saya pos ke website untuk berbagi dan mengisnpirasi kita semua. Source : http://brosurkilat.com
Kunjungan BJ Habibie ke Kantor Manajemen Garuda Indonesia Garuda City Complex, Bandara Soekarno-Hatta 12 Januari 2012
Pada usianya 74 tahun, mantan Presiden RI, BJ Habibie secara mendadak mengunjungi fasilitas Garuda Indonesia didampingi oleh putra sulung, Ilham Habibie dan keponakannya(?), Adri Subono, juragan Java Musikindo.
Kunjungan beliau dan rombongan disambut oleh President & CEO, Bapak Emirsyah Satar disertai seluruh Direksi dan para VP serta Area Manager yang sedang berada di Jakarta.
Dalam kunjungan ini, diputar video mengenai Garuda Indonesia Experience dan presentasi perjalanan kinerja Garuda Indonesia sejak tahun 2005 hingga tahun 2015 menuju Quantum Leap.
Sebagai “balasan” pak Habibie memutarkan video tentang penerbangan perdana N250 di landasan bandara Husein Sastranegara, IPTN Bandung tahun 1995 (tujuh belas tahun yang lalu!).
Entah, apa pasalnya dengan memutar video ini?
Video N250 bernama Gatotkaca terlihat roll-out kemudian tinggal landas secara mulus di- escort oleh satu pesawat latih dan sebuah pesawat N235. Pesawat N250 jenis Turboprop dan teknologi glass cockpit dengan kapasitas 50 penumpang terus mengudara di angkasa Bandung.
Dalam video tsb, tampak para hadirin yang menyaksikan di pelataran parkir, antara lain Presiden RI Bapak Soeharto dan ibu, Wapres RI bapak Soedarmono, para Menteri dan para pejabat teras Indonesia serta para teknisi IPTN. Semua bertepuk tangan dan mengumbar senyum kebanggaan atas keberhasilan kinerja N250. Bapak Presiden kemudian berbincang melalui radio komunikasi dengan pilot N250 yang di udara, terlihat pak Habibie mencoba mendekatkan telinganya di headset yang dipergunakan oleh Presiden Soeharto karena ingin ikut mendengar dengan pilot N250.
N250 sang Gatotkaca kembali pangkalan setelah melakukan pendaratan mulus di landasan..................
Di hadapan kami, BJ Habibie yang berusia 74 tahun menyampaikan cerita yang lebih kurang sbb:
“Dik, anda tahu..............saya ini lulus SMA tahun 1954!” beliau membuka pembicaraan dengan gayanya yang khas penuh semangat dan memanggil semua hadirin dengan kata “Dik” kemudian secara lancar beliau melanjutkan.................“Presiden Soekarno, Bapak Proklamator RI, orator paling unggul, .......itu sebenarnya memiliki visi yang luar biasa cemerlang! Ia adalah Penyambung Lidah Rakyat! Ia tahu persis sebagai Insinyur.........Indonesia dengan geografis ribuan pulau, memerlukan penguasaan Teknologi yang berwawasan nasional yakni Teknologi Maritim dan Teknologi Dirgantara. Kala itu, tak ada ITB dan tak ada UI. Para pelajar SMA unggulan berbondong-bondong disekolahkan oleh Presiden Soekarno ke luar negeri untuk menimba ilmu teknologi Maritim dan teknologi dirgantara. Saya adalah rombongan kedua diantara ratusan pelajar SMA yang secara khusus dikirim ke berbagai negara. Pendidikan kami di luar negeri itu bukan pendidikan kursus kilat tapi sekolah bertahun-tahun sambil bekerja praktek. Sejak awal saya hanya tertarik dengan ‘how to build commercial aircraft’ bagi Indonesia. Jadi sebenarnya Pak Soeharto, Presiden RI kedua hanya melanjutkan saja program itu, beliau juga bukan pencetus ide penerapan ‘teknologi’ berwawasan nasional di Indonesia. Lantas kita bangun perusahaan-perusahaan strategis, ada PT PAL dan salah satunya adalah IPTN.
Sekarang Dik,............anda semua lihat sendiri..............N250 itu bukan pesawat asal-asalan dibikin! Pesawat itu sudah terbang tanpa mengalami ‘Dutch Roll’ (istilah penerbangan untuk pesawat yang ‘oleng’) berlebihan, tenologi pesawat itu sangat canggih dan dipersiapkan untuk 30 tahun kedepan, diperlukan waktu 5 tahun untuk melengkapi desain awal, satu-satunya pesawat turboprop di dunia yang mempergunakan teknologi ‘Fly by Wire’ bahkan sampai hari ini. Rakyat dan negara kita ini membutuhkan itu! Pesawat itu sudah terbang 900 jam (saya lupa persisnya 900 atau 1900 jam) dan selangkah lagi masuk program sertifikasi FAA. IPTN membangun khusus pabrik pesawat N250 di Amerika dan Eropa untuk pasar negara-negara itu.Namun, orang Indonesia selalu saja gemar bersikap sinis dan mengejek diri sendiri ‘apa mungkin orang Indonesia bikin pesawat terbang?’
Tiba-tiba, Presiden memutuskan agar IPTN ditutup dan begitu pula dengan industri strategis lainnya.
Dik tahu................di dunia ini hanya 3 negara yang menutup industri strategisnya, satu Jerman karena trauma dengan Nazi, lalu Cina (?) dan Indonesia.............
Sekarang, semua tenaga ahli teknologi Indonesia terpaksa diusir dari negeri sendiri dan mereka bertebaran di berbagai negara, khususnya pabrik pesawat di Bazil, Canada, Amerika dan Eropa................
Hati siapa yang tidak sakit menyaksikan itu semua.....................?
Saya bilang ke Presiden, kasih saya uang 500 juta Dollar dan N250 akan menjadi pesawat yang terhebat yang mengalahkan ATR, Bombardier, Dornier, Embraer dll dan kita tak perlu tergantung dengan negara manapun.
Tapi keputusan telah diambil dan para karyawan IPTN yang berjumlah 16 ribu harus mengais rejeki di negeri orang dan gilanya lagi kita yang beli pesawat negara mereka!”
Pak Habibie menghela nafas.......................
Ini pandangan saya mengenai cerita pak Habibie di atas;
Sekitar tahun 1995, saya ditugaskan oleh Manager Operasi (JKTOF) kala itu, Capt. Susatyawanto untuk masuk sebagai salah satu anggota tim Airline Working Group di IPTN dalam kaitan produksi pesawat jet sekelas B737 yang dikenal sebagai N2130 (kapasitas 130 penumpang). Saya bersyukur, akhirnya ditunjuk sebagai Co-Chairman Preliminary Flight Deck Design N2130 yang langsung bekerja dibawah kepala proyek N2130 adalah Ilham Habibie. Kala itu N250 sedang uji coba terus-menerus oleh penerbang test pilot (almarhum) Erwin. Saya turut mendesain rancang-bangun kokpit N2130 yang serba canggih berdasarkan pengetahuan teknis saat menerbangkan McDonnel Douglas MD11. Kokpit N2130 akan menjadi mirip MD11 dan merupakan kokpit pesawat pertama di dunia yang mempergunakan LCD pada panel instrumen (bukan CRT sebagaimana kita lihat sekarang yang ada di pesawat B737NG). Sebagian besar fungsi tampilan layar di kokpit juga mempergunakan “track ball atau touch pad” sebagaimana kita lihat di laptop. N2130 juga merupakan pesawat jet single aisle dengan head room yang sangat besar yang memungkinkan penumpang memasuki tempat duduk tanpa perlu membungkukkan badan. Selain high speed sub-sonic, N2130 juga sangat efisien bahan bakar karena mempergunakan winglet, jauh sebelum winglet dipergunakan di beberapa pesawat generasi masa kini.
Saya juga pernah menguji coba simulator N250 yang masih prototipe pertama.................
N2130 narrow body jet engine dan N250 twin turboprop, keduanya sangat handal dan canggih kala itu.........bahkan hingga kini.
Lamunan saya ini, berkecamuk di dalam kepala manakala pak Habibie bercerita soal N250, saya memiliki kekecewaan yang yang sama dengan beliau, seandainya N2130 benar-benar lahir.............kita tak perlu susah-susah membeli B737 atau Airbus 320.
***
Pak Habibie melanjutkan pembicaraannya....................
“Hal yang sama terjadi pada prototipe pesawat jet twin engines narrow body, itu saya tunjuk Ilham sebagai Kepala Proyek N2130. Ia bukan karena anak Habibie, tapi Ilham ini memang sekolah khusus mengenai manufakturing pesawat terbang, kalau saya sebenarnya hanya ahli dalam bidang metalurgi pesawat terbang. Kalau saja N2130 diteruskan, kita semua tak perlu tergantung dari Boeing dan Airbus untuk membangun jembatan udara di Indonesia”.
“Dik, dalam industri apapun kuncinya itu hanya satu QCD,? Q itu Quality, Dik, anda harus buat segala sesuatunya berkualitas tinggi dan konsisten? C itu Cost, Dik, tekan harga serendah mungkin agar mampu bersaing dengan produsen sejenis? D itu Delivery, biasakan semua produksi dan outcome berkualitas tinggi dengan biaya paling efisien dan disampaikan tepat waktu!Itu saja!”
Pak Habibie melanjutkan penjelasan tentang QCD sbb:
“Kalau saya upamakan, Q itu nilainya 1, C nilainya juga 1 lantas D nilainya 1 pula, jika dijumlah maka menjadi 3. Tapi cara kerja QCD tidak begitu Dik.............organisasi itu bekerja saling sinergi sehingga yang namanya QCD itu bisa menjadi 300 atau 3000 atau bahkan 30.000 sangat tergantung bagaimana anda semua mengerjakannya, bekerjanya harus pakai hati Dik..................”
Tiba-tiba, pak Habibie seperti merenung sejenak mengingat-ingat sesuatu ...........................
“Dik, ..........saya ini memulai segala sesuatunya dari bawah, sampai saya ditunjuk menjadi Wakil Dirut perusahaan terkemuka di Jerman dan akhirnya menjadi Presiden RI, itu semua bukan kejadian tiba-tiba. Selama 48 tahun saya tidak pernah dipisahkan dengan Ainun, ...........ibu Ainun istri saya. Ia ikuti kemana saja saya pergi dengan penuh kasih sayang dan rasa sabar. Dik, kalian barangkali sudah biasa hidup terpisah dengan istri, you pergi dinas dan istri di rumah, tapi tidak dengan saya. Gini ya............saya mau kasih informasi........... Saya ini baru tahu bahwa ibu Ainun mengidap kanker hanya 3 hari sebelumnya, tak pernah ada tanda-tanda dan tak pernah ada keluhan keluar dari ibu........................”
Pak Habibie menghela nafas panjang dan tampak sekali ia sangat emosional serta mengalami luka hati yang mendalam.............................seisi ruangan hening dan turut serta larut dalam emosi kepedihan pak Habibie, apalagi aku tanpa terasa air mata mulai menggenang.
Dengan suara bergetar dan setengah terisak pak Habibie melanjutkan........................
“Dik, kalian tau.................2 minggu setelah ditinggalkan ibu............suatu hari, saya pakai piyama tanpa alas kaki dan berjalan mondar-mandir di ruang keluarga sendirian sambil memanggil-manggil nama ibu......... Ainun......... Ainun ................. Ainun ..............saya mencari ibu di semua sudut rumah.
Para dokter yang melihat perkembangan saya sepeninggal ibu berpendapat ‘Habibie bisa mati dalam waktu 3 bulan jika terus begini..............’ mereka bilang ‘Kita (para dokter) harus tolong Habibie’.
Para Dokter dari Jerman dan Indonesia berkumpul lalu saya diberinya 3 pilihan;
1. Pertama, saya harus dirawat, diberi obat khusus sampai saya dapat mandiri meneruskan hidup. Artinya saya ini gila dan harus dirawat di Rumah Sakit Jiwa!2. Opsi kedua, para dokter akan mengunjungi saya di rumah, saya harus berkonsultasi terus-menerus dengan mereka dan saya harus mengkonsumsi obat khusus. Sama saja, artinya saya sudah gila dan harus diawasi terus...............3. Opsi ketiga, saya disuruh mereka untuk menuliskan apa saja mengenai Ainun, anggaplah saya bercerita dengan Ainun seolah ibu masih hidup.
Saya pilih opsi yang ketiga............................”
Tiba-tiba, pak Habibie seperti teringat sesuatu (kita yang biasa mendengarkan beliau juga pasti maklum bahwa gaya bicara pak Habibie seperti meloncat kesana-kemari dan kadang terputus karena proses berpikir beliau sepertinya lebih cepat dibandingkan kecepatan berbicara dalam menyampaikan sesuatu) ...................... ia melanjutkan pembicaraannya;
“Dik, hari ini persis 600 hari saya ditinggal Ainun..............dan hari ini persis 597 hari Garuda Indonesia menjemput dan memulangkan ibu Ainun dari Jerman ke tanah air Indonesia.............
Saya tidak mau menyampaikan ucapan terima kasih melalui surat............. saya menunggu hari baik, berminggu-minggu dan berbulan-bulan untuk mencari momen yang tepat guna menyampaikan isi hati saya. Hari ini didampingi anak saya Ilham dan keponakan saya, Adri maka saya, Habibie atas nama seluruh keluarga besar Habibie mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya, kalian, Garuda Indonesia telah mengirimkan sebuah Boeing B747-400 untuk menjemput kami di Jerman dan memulangkan ibu Ainun ke tanah air bahkan memakamkannya di Taman Makam Pahlawan. Sungguh suatu kehormatan besar bagi kami sekeluarga. Sekali lagi, saya mengucapkan terima kasih atas bantuan Garuda Indonesia”
Seluruh hadirin terhenyak dan saya tak kuasa lagi membendung air mata..............................
Setelah jeda beberapa waktu, pak Habibie melanjutkan pembicaraannya;
“Dik, sebegitu banyak ungkapan isi hati kepada Ainun, lalu beberapa kerabat menyarankan agar semua tulisan saya dibukukan saja, dan saya menyetujui.....................
Buku itu sebenarnya bercerita tentang jalinan kasih antara dua anak manusia. Tak ada unsur kesukuan, agama, atau ras tertentu. Isi buku ini sangat universal, dengan muatan budaya nasional Indonesia. Sekarang buku ini atas permintaan banyak orang telah diterjemahkan ke beberapa bahasa, antara lain Inggris, Arab, Jepang..... (saya lupa persisnya, namun pak Habibie menyebut 4 atau 5 bahasa asing).Sayangnya buku ini hanya dijual di satu toko buku (pak Habibie menyebut nama satu toko buku besar), sudah dicetak 75.000 eksemplar dan langsung habis. Banyak orang yang ingin membaca buku ini tapi tak tahu dimana belinya. Beberapa orang di daerah di luar kota besar di Indonesia juga mengeluhkan dimana bisa beli buku ini di kota mereka.
Dik, asal you tahu............semua uang hasil penjualan buku ini tak satu rupiahpun untuk memperkaya Habibie atau keluarga Habibie. Semua uang hasil penjualan buku ini dimasukkan ke rekening Yayasan yang dibentuk oleh saya dan ibu Ainun untuk menyantuni orang cacat, salah satunya adalah para penyandang tuna netra. Kasihan mereka ini sesungguhnya bisa bekerja dengan nyaman jika bisa melihat.
Saya berikan diskon 30% bagi pembeli buku yang jumlah besar bahkan saya tambahkan lagi diskon 10% bagi mereka karena saya tahu, mereka membeli banyak buku pasti untuk dijual kembali ke yang lain. Sekali lagi, buku ini kisah kasih universal anak manusia dari sejak tidak punya apa-apa sampai menjadi Presiden Republik Indonesia dan Ibu Negara. Isinya sangat inspiratif...................”
(pada kesempatan ini pak Habibie meminta sesuatu dari Garuda Indonesia namun tidak saya tuliskan di sini mengingat hal ini masalah kedinasan).
Saya menuliskan kembali pertemuan pak BJ Habibie dengan jajaran Garuda Indonesia karena banyak kisah inspiratif dari obrolan tersebut yang barangkali berguna bagi siapapun yang tidak sempat menghadiri pertemuan tsb. Sekaligus mohon maaf jika ada kekurangan penulisan disana-sini karena tulisan ini disusun berdasarkan ingatan tanpa catatan maupun rekaman apapun.
Jakarta, 12 Januari 2012 Salam, Capt. Novianto Herupratomo
Semuanya terlihat asing
Kacau dengan persoalan masing-masing
Tanpa peduli ada orang disekeliling mereka yang peduli
Tanpa peduli ada orang disekeliling mereka yang terus mendoakan mereka
Permasalahan yang terlalu rumit untuk dijelaskan dan terlalu sepele untuk membuat mereka hampir mati
Rumit
Complicated
Dan yang paling ku benci adalah itu yang sekarang ada diotakku. Permaslahan besar orang lain.
Aku tersiksa menjadi orang yang peduli
Aku tersiksa menjadi pendengar
Ini, ini yang kusebut dengan perkara sepele yang mampu menyita beberapa persen pikiranmu yang seharusnya bisa lebih bermanfaat jika digunakan untuk memikirkan hal lain yang lebih penting. Its fuck! LOVE!!
Bisa saja aku berpihak ke satu bagian dan mencampakkan bagian yang lain. But, Shit! I can’t!!! I care to both of them.
Saran : Jangan mau jadi penasehat cinta pasangan yang bisa dikategorikan gak sehat.
Hey, udah lama kayanya gak posting blog. Maaf ya, blog ini isinya campur aduk,antara tugas kuliah, cerita hati yang gak jelas, motivasi hidup yang ngalor ngidul, curhatan tetangga juga asal dimasukin aja. :D
Sekarang aku akan menceritakn satu acara keren buat anak International Relation dimana aja yaitu Model United Nation (MUN) pengertian awamnya, ini sejenis simulasi sidang PBB yang diikuti oleh Mahasiswa manapun dengan mewakili negara masing2. Ada beberapa season didalamnya. Ada Moderate coucus, unmoderate coucuse, ada Position paper dimana kita harus bikin report dari hasil diskusi dan adu spekulasi kita. Seru deh, biasanya kita akan ngebahas satu isu yang lagi in di dunia Internasional. Contohnya, Poverty in Somalia, earthquaq in Japan. dan banyak macam lagi. disini kia belajar berdiplomasi, adu spekulasi, so far kayak main games deh. Serunya kita harus pake baju formal seakan-akan diplomat beneran. Trus bakal ada sesi Moderate coucus, dimana kita bakal ngewakilin negara yang kita delegasikan untuk unjuk gigi di depan peserta. Yang paling seru itu di sesi unmoderate coucuse, karena dini, kita berusaha melobi negara lain untuk setuju dengan pendapat kita dan mau berkoalisi.
Pertama kalinya aku dikenalkan dengan Model United Nation di salah satu workshop UKM kampus yaitu (ISC-International Studies Club)
kalo ini adalah pose saya lagi sesi Moderate coucus menjadi delegasi Bank of America waktu School of Didplomacy di UI Desember kemaren
Aku dan temen-temn dari UIN yang ikut school of diplomacy di UI
Banyak ajang Model United Nation dari tingkat regional sampai Internasional. Jakarta MUN, Singapore MUN, HArvard MUN, dll.
Disini kita dilatih banget buat jadi public speaker handal. Pokonya buat kalian yang ngaku interest ama global issue dan International programm, must join this extraordinary event!!!
Bagaimana Indonesia sekarang adalah bagaimana mahasiswa sekarang. Kerap kali kita mendengar teriakan slogan-slogan penyemangat mahasiswa di tiap-tiap kampus. Namun, pertanyaannya sekarang adalah, adakah aksi kompak yang nyata dari para intelektual muda (mahasiswa) dari segala penjuru wilayah Indonesia untuk bersatu padu melakukan perubahan untuk bangsa ini?
Mahasiswa bukanlah kelompok yang berusaha mendapatkan kekuasaan, melainkan suatu kekuatan moral yang secara aktif ingin ikut berperan dalam mencapai cita-cita negara. Tugas mahasiswa, dalam konsep ini melakukan kritik terhadap keadaan sosial yang kacau. (Budiman, 1976) Berikut ini akan saya jelaskan dua peran penting pergerakan mahasiswa sesungguhnya;
1. Peran sosial
Seperti yang sudah disebutkan gerakan mahasiswa mempunyai peran penting dalam sosial masyarakat. Di periode tahun 2004-2009 Indonesia sempat mengalami masa-masa mendung, karena terjadi bencana di mana-mana. Dari mulai tsunami, gempa bumi, tanah longsor, dan banjir. Segala bentuk bantuan sangat dibutuhkan bagi para korban bencana. Sukarelawan mahasiswa sangatlah dibutuhkan, karena kegiatan kemanusiaan yang berhubungan langsung dengan masyarakat ini, memberi kesan bahwa mahasiswa ada untuk bangsa.
2. Peran Politik
Ada beberapa pengamat politik yang mengatakan, di era ‘08, ’28, ’45, ’66, atau ’98 gerakan mahasiswa disinyalir hanya sebagai alat politik pihak-pihak tertentu. Seperti di era 66, yaitu gugatan turunnya Presiden Soekarno. Mahasiswa diduga hanya dijadikan alat oleh musuh-musuh rezim Soekarno di masa itu. Namun, terlepas dari itu, semangat nasionalisme mahasiswa dikala itu patut diacungi jempol! Karena sejatinya, mereka telah membuktikan eksistensinya sebagai agent of change dengan keberhasilan gerakan reformasi di era 66 dan 98.
Sekarang saya merasakan absennya kontribusi signifikan mahasiswa dalam konteks berbangsa dan bernegara mulai menjamur. Peran mahasiswa tidak lagi aktif dalam pencapaian cita-cita bangsa, namun terhenti dengan kebutuhan personalitas dalam ketuntasan perkuliahan. Tidak jarang kita temui mahasiswa yang sangat acuh dengan kondisi keadaan bangsa saat ini, karena ia hanya berorientasi cepat lulus dan sibuk memikirkan kompetisi individual di dunia kerja. Lalu jika tidak ada semangat nasionalisme mahasiswa lagi, siapa yang akan menyuarakan suara-suara yang tidak disampaikan oleh wakil rakyat? Siapa yang bisa merubah Indonesia bangkit dari keterpurukan tata kelola pemerintahan, dan birokrasi yang tidak sehat di Indonesia sekarang? Belum lagi kasus korupsi yang kian menjajah dan mewabah, ketidaktransparan biaya subsidi rakyat hingga ke tingkat paling rendah, hingga penegak hukum yang tebang pilih. Saya yakin, masyarakat kalangan bawah yang terpencil di pelosok negeri ini tidak akan mampu bersuara lantang mengeluh atas segala kesemrawutan pemerintahan yang kian menekan mereka. Mereka akan tetap melakukan aktifitas sehari-hari dengan nrimo. Saat bbm naik, petani akan tetap pergi ke sawah, saat korupsi mewabah, tukang ojek tidak akan ikut-ikutan turun ke jalan menyuarakan kritisasi tentang pemerintahan, mereka akan tetap melakukan aktifitas mereka. Karena di fikiran mereka adalah bagaimana cara menyambung hidup. Tanpa peduli kerusakan pemerintahan dan kehancuran sistem kesejahteraan yang harusnya mereka rasakan sepenuhnya. Sudah jelas bahwa, mundurnya negeri ini buakn karena orang-orang miskin, kecil, atau tidak berpendidikan, tapi justru oleh pejabat-pejabat besar yang hati nuraninya sudah tertutup dengan kepentingan dirinya sendiri. Nah, pantaskan kita sebagai generasi yang mempunyai peran yang cukup berpengaruh dalam roda perpolitikan Indonesi untuk diam? Diam untuk rakyat Indonesia yang terzolimi? Nasionalisme harus kembali dikobarkan! Pergerakan harus kembali dipanaskan! Bangsa Indonesia sedang menunggu kita untuk perubahan! akankah kita hanya akan berkelut dengan teori-teori konspirasi yang tak pernah habis tanpa ada pergerakan yang nyata bagi diri kita sekeliling kita, dan bangsa kita? Mari LAKUKAN PERGERAKAN! BUKANPERGESERAN! HIDUP MAHASISWA!!!
Mimpiku berbelok, planning ku berevolusi, segala rencana pun terombak oleh nasib yang keras untuk dilawan.Targetku untuk berjaket almamater biru yang bertuliskan “ITB” tercapai 25 %, kini aku berhasil memakai almamater biru, hanya saja tidak ada tulisan “ITB” namun, “UIN” Syarif HIdayatullah Jakarta (salah bikin target sih lo Cha!)
Oke! Kata dosen favoritku, Pak Ali Munhanif yang mengajar “Introduction of Politic Science” di kelas internasional, hidup ini pilihan, saat kita berani memilih satu dari pilihan tersebut, kita harus punya konsekuensi untuk bertanggung jawab akan pilihan kita. Tuhan, YME. Apalagi, jika kau percaya apa yang kau terima adalah pilihan hidupmu yang terbaik bagi Tuhan. Sekarang, aku berusaha meyakini itu, dengan menjalani kehidupanku menjadi MAhasiswi Hubungan Internasional (Kelas Internasional) (baca: kelas bahasa inggris---bu aurora bangettt ) UIN Jakarta.
Beberapa hal yang sangat membuatku tidak betah pada kehidupan perkuliahanku di minggu pertama;
1. CIPUTAT panas!
2. CIPUTAT panas!
3. CIPUTAT panas!
Beberapa hal tersebut kian mengingatkanku bahwa betapa sejuk dan rindang nya kampus “ITB”ku yang aku impikan dulu-mungkin sampai sekarang.
Tapi okelah, ngomongin masalah cuaca dan keadaan gak ada pengaruhnya ma kualitas dan kuantitas kehidupan kita. Memasuki bagian yang lebih dalam, aku menemukan 17 orang makhluk asing di hari pertama kuliahku.
Sebelumnya, aku ingin mengatakan; AKU BENCI ADAPTASI! (KArena pasti mereka akan menanyakan asal-usul namaku, yang butuh silsilah panjang untuk menjelaskannya. KArena ini kelas bahasa inggris, maka dengan mudah aku kenalkan namaku; “Oke, My name is Masmuhah, and All of U can call me Ocha, That’s all, no comment” Karena setiap komentar harus berbahasa inggris pula, jadi no one member of my class ask about “why your nick name is Ocha?” . Tapi ternyata kekhawatiranku terjadi juga, saat break kelas, mereka pun tetap bertanya; “kenapa panggilan lo Ocha” dan mau tidak mau saya menjelaskan runtutan lengkap kisah perjalanan MAsmuhah menjadi Ocha----Bus Bis Bas banget.
Dijam pertama kelas kami berisi 18 orang mahasiswa-mahasiswa baru yang innocent dan tidak tahu apa-apa dan 1 mahasiswa sp. Lalu ternyata teori ilmu social benar-benar terbukti, (jika matematika, 1+1=2, social 1+1=banyak----sensor) Dijam kedua kami, tak disangka personil kami bertambah, tapi bukan karena interaksi sosial dan biologis antara kami, tapi karena program kb Indonesia yang tak berjalan, sehingga populasi Indonesia pun makin meningkat. personel kami menjadi 19 orang, (sungguh sangat ganjil).
Personel/Personil kelas (mana yang bener hayooo?)
1. Diawali dengan KM kita, (awalnya gw gak tau kepanjangan KM itu apa, ampe sekarang pun sebenernya gak tau,, yang gw faham KM itu kaya ketua kelas daaah) Niken Aulia Febrina, mahasiswi asal Kota Karawang (jangan baca :Goyang KArawang) yang sudah terlihat aktif di kuliah pertama kami itu, kami paksa untuk menjadi KM (baca: ketua kelas ). DIa itu KM yang cerewet, agak care (baca: care bangeeet), sedikit cengeng (baca: cengeng bangeeet), dan sedikit galau dengan seniornya. Kalau kata yani KM itu Kapten Mahasiswa. Hem, KM kita ini adalah perempuan yang mungkin ku sadari dia adalah si pembicara yang mampu berbahasa inggris dengan baik, ya, bukan berarti diantara kami tidak bisa berbahasa inggris, tp, memang dia yang lebih jago untuk mengolah kata-kata.
2. Ada anak polwan yang nyasar masuk HI, karena kalah maen belakang (baca: bayaran kongkalikong( sogokan) nya kalah ma temen deketnya). Dia sering menceritakan dirinya dengan kalimat, “13 juta? Mennnn,,,, makan di warteg??? 13 juta mennn,, pake hp cina? Eh,, mennnn,,, hape cina gua mati nih,,,, ntar semester gue bayar pake apa men,,, gak bisa dijual dong hpnya?” dan dia juga selalu galau dengan hamim (pacarnya yang katanya cowok terpopuler se UIN Jakarta)( yang sekarang menjadi mantan yang paling dicintai olehnya) dan sekarang seorang reta mempunyai skandal dengan teman se-ehemnya (bebeh), ya, babeh yang memiliki arti bagi reta adalah PANGERAN(diliat dari mana ya, wajah standar indonesia), bukan karena ketampanannya tetapi karena badannya itu loh.. kayak polisi-polisi yang sedang jaga di pos provost, apalagi jika babeh memakai kaos yang memperlihatkan bentuk perut sempurnanya itu. Ohhh.. gak tahan meenn. (oh, ya,,, Reta adalah makhluk yang paling ditakuti oleh Yani. Reta juga sering membuat skandal-skandal yang sangat aneh,membuat orang bingung, dan bikin orang kesel.
3. Banyak anak Sumatra di kelas kami, slah satunya adalah keturunan nasution asli, yang punya marga terhormat, juga punya wibawa tinggi di ranahnya, Hasmar Husein Nasution… (Abang Hasmar! Itulah panggilannya, Pacarnya dokter yang suka dipanggil cintaaaaaaaaaahhh, trus dia suka ngeledekin tito ma ulpah deng istilah –tito chayang upah2…”. Bahsa arab and inggrisnya top cerrr men,,,,,, ampe-ampe,, kalo ngomong ma bung ichal –sohib sejenisnya- selalu pake bahasa inggris. Keren banget gak seeh gaya awaaaak???? . saya juga tidak pernah mengerti mengapa seorang anak medan ini memiliki panggilan ABANG HASMAR, atau mungkin panggilan yang sangat akrab terdengar ini memiliki arti, abang : yang berarti abang-abang yang biasa menjadi kernek di sebuah metromini(karena biasanya kernek metromini adalah orang medan)[maaf ya bang]. Seorang hasmar juga sangat up-to-date dengan handphonenya (miss ring-ring, ups.. mr.ring-ring deh). Ada suatu ketika reta melihat isi folder video yang berada di hp nokia abang hasmar, yang ternyata berisi sebuah adegan yang sangat pantas di pelajari oleh para remaja saat ini yaitu : BOKEP !, itulah asal kata panggilan untuk abang hasmar dari reta.
4. Sosok yang awalnya kukenal pendiam dan selalu duduk di pojok kelas ini,, ternyata memiliki nama “ALlif AUza” Dan ternyata setelah kelas kami mengadakan forum terbuka (baca: curcol) dia berubah sepeeti power ranges .. dia selalu mendebat dosen-dosen di kelas dengan teo’kkk rinya yang agak nyeleneh. Makanan kebanggaannya yang sekarang jadi makanan wajib kelas Inter yang disarankan dari alif yaitu,, masakan padang di rumah makan “sabana murah” –lokasinya di deket kampus 1 uin, yang banyak bambu2nya gitu, seperti namanya, emang murah banget, sayur ama telor dadar dong Cuma 5 ribu, naspad (nasi padang) pake ayam juga Cuma 7 ribu,,,, so, kelas kita IRIT eh maaf IRIC,, selalu menjunjung tinggi kenongkrongan dan kemurahan dalam segala kegiatan kami,,, menerima makanan itu dengan senang hati (makasih alif atas sarannya). Saya pikir seorang alif adalah seseorang yang menjunjung tinggi sifat ke-RAJIN-nan nya, tetapi, setelah disadari dia pun manusia biasa yang ingin mengerjakan soal dengan benar (baca: mencontek, ups.. jgn salah loh, walau kita anak inter. Tp, kita tidak sepintar dan secupu apa yang anda bayangkan). Atau mungkin alif dahulu memang anak yang rajin dan tidak suka mencontek, entah mengapa semua orang terkena virus reta ( nyontek meen, masa 13 jt. Nilai rendah).
5. Mhammad RIfqi Syahrizal,,,eh salah ding Muhammad RIfqi Syahrizal (gw aja yang males mencet backspace) diawal pertemuan kelas kami, kami dia adalah sosok pendiam yang selalu berdua dengan kekasihnya, laptop toshiba kesayangannya. (mindset gw : ni orang jangan-janagn sebenernya psikopat kelas kakap, yang introvert banget; tito said : perfectsionist yang sok sibuk nya nauzubillah, apalagi yang berkaitan dengan kampong halamannya, karawang (jangan pernah baca sekali lagi: Goyang Karawang). Tau gak sih kalian ,,,katanya dia punya forum motivator gitu (gw sih mikirnya,, mafia-mafia gitu) nah, dia punya rencana, mau nge-training kelas kita lohh,,, biar sefaham ma dia (gw: kayanya ada hipnotisnya deh) So, be carefull with this man,,, oh ya,, 1 fakta lagi, di debatable handal,,, mannn.. (hehehehhe).
6. Maria Ulfah, aku kenal dia saat hari pertama Propesa; dia berdiiri dan bertanya dengan lantangnya, “Bu, Apa bedanya kels Internasional ama kelas regular?” Waah, akhirnya aku punya temen senasib juga yang masuk inter. Terlihat sosok yang kalem, pinter, and jaim gitu kayaknya, dan siapa nyana???? Ternyata,, ni anak cakep-cakep autis stadium 2. Gak usah heran kalo dia akan selalu tertawa dalam setiap sabdanya, jadi terdengar seperti in: HAhahahtau hahahaga hahhahaseh hahahahata hahahdi hahahhasi hahahahitu,,hahaha bahahahruuhhh dahahahtanghahahha..” (bacanya susah banget nih) ya, memang begitulah teman kita yang satu ini, jangan salah loh. Jika autisnya sedang tidak terdeteksi, dia adalah seseorang yang menurut saya cerdas dan miliki pemikiran yang bagus.
7. Kami mengenal sosok yang satu ini, karena almamater yang dijunjungnya “Ana min gontor” class: “Wedeeeeehheheheheee” –crowded) Aseek kita punya anak gontor neeh,,first sight, kita dakwa dia jadi bendahara kelas, yang akhirnya perbendaharaan kita sampai sekarang tetap dengan laporan debit: 0 kredit : 0 saldo :0, karena sirkulasi uang dalam kelas kami memang tidak pernah berjalan. COwok yang hampir ratusan kali mengatakan dirinya manis dihadapan para wanita-wanita , dan terus mengejar ambisi eksisnya di FISIP UIN Jakarta, adalah tipe yang over PD dalam berbicara dan berpengalaman dlaam bisnis “ger—“nya, , saat ini pun ia sudah mulai membuka cabang kontak bisnisnya di area departemen sosiologi dan ilmu politik. (read: redaktur majalah Play boy yang dipecat) Walaupun di kelas sering menjadi bahan ledekan, dan caci makian, ternyata dalam waktu 2 bulan kami kuliah, tingkat eksisnya sudah melebihi “Ka’ Bara(ketua BEM Fisip) dari tukang parker, ampe tukang bakso ikan, dari ob lantai dua, ampe ob gedung sebelah-syahida inn. Tapi emang si Aa Kiki ini kalo udah deket ama cewek-cewek gayanya selangit sebumi, kalo ada anak kelas yang naypa dia, dia hanya tersneyum sambil masang tampang sok coolnya-tapi kalo menurut kita itu bukan tampang cool, tapi tampang yang ada tulisan gede dijidatnya “TOLONG TONJOK SAYA”
8. Satu makhluk aneh lagi yang hidup diantara kami adalah, pemilik motor kharismatik yang bernama Joni. Dia adlah Nugroho Tito oh itu nama emailnya ding, nama aktenya adalah Tito Nugroho, Dia selalu mengingatkan kami, kalian boleh memanggil saya apa saja, asal jangan kosa kata terdepan nama saya saja” dan lagi-lagi Reta biangnya( memang dia biang dari segala biang), kami pun memanggilnya dengan apa yang dia larang, Tiiiiit----------“ Tito adalah makhluk penyayang, penyayang teman, penyayang binatang, penyayang motor, penyayang kuliah, dan penyayang-penyayang segalanya. Dia punya sahabat yang namanya “Oriza” (baca: cowok ) awalnya kami pikir bahkan mungkin sampai sekarang jangan-jangan ada hubungan special diantara mereka,? Yah, dialah rajanya nongkong, teman yang solid untuk menjujung tinggi prinsip awal kami tadi yaitu kenongkrongan dan kemurahan.
9. Satu kaum hawa yang akan saya ceritakan adalah Selpi, anak cipanas yang selalu membanggakan daerahnya tidak panas. Dia tokoh berkacamata, yang sejenis denganku,,, agak bingung menceritakannya, Ku liaht di anak yang manja, badannya saja tiggi, padahal childishnya unyu---unyu—deh,,,,, apalagi kalau udah keserang virus galau zaman sekarang,,, yang berhubungan dengan pacar barunya yang ia panggil -ngenges- (panggilan sayangnya) (awas salah ngomong ntar jadi –ngenes- lohh.) ia akan memasang kacamatanya diluar kerudung,,, … dan mulai berkata kata-kata yang tidak jelas dan tabu atau sulit diungkapkan (lebay kalo ini). Asal kalian tau ya, dia dan pacarnya ini, lebih muda yang cowok loh.. (ga penting juga ya, toh, sekarang yuni saroh aja pacarnya raffi ahmed)
10. Sosok selanjutnya adalah, Bung ICal. COwok yang awalnya, anak kelas ngira dia psikopat (kalo gw sih,,, ngiranya, pagi dia diem cool, kalo malem dia berubah jadi banci gt and namanya ganti dari Ical, jadi Call I dong!-whhahahahahahaha) ternyata ia benar-benar psikopat_rokok yang sanagt handal, dnegan selalu berdua dengan redaktur majalah playboy yang dipecat tadi (sebut: AA KIKI), mereka mulai menebar pesona di kampus, dari matahari terbit,, sampai tenggelamnya. SOsok yang awalnya kita nilai sebagai introvert person ini pun, punya kelebihan satu lagi, dia handal untuk merangkum bukunya, dan rajin dalam mengerjakan tugas-tugas yang mengantri. Satu lagi dia anak bikers mennnn,,, akhirnya ada juga yang bisa dibanggain dari personel kelas kita dalam segi olahraga ( bukan futsal nya ya, tapi bikersnya). Gak tau kenapa ini person gak pernah keliatan bermain serius saat futsal.
11. Anak betawi yang awalnya punya cita-cita jadi dokter ini beda lagi ceritanya. Devi Linda Wijaya, cewek betawi yang sangat bangga atas status married nya di fb dengan Asep Malik cowok yang nuntut ilmu di negri fir’aun, Mesir. Dia selalu rempong dengan skuter matik yang sering protol dibuat ngebut ama desica… aktivis HIQMA (Himpunan Qira’a Mahasiswa) yang sangat cantik ini (jangan geer) membuat para lelaki jatuh hati kepada wajahnya yang super duper manis,putih,kurus(perfeksionis deh) pantas saja para lelaki sangat senang jika dekat dengan one person iki. Kalau saja ada pemilihan miss class internasional in department of international relations semester 1(huh, ribet bgt ngomongnya) dialah yang pasti dan tidak akan pernah berubah akan menjadi miss tercantik (huaahh.. kenapa gak reta ajah) hehehehe.. satu hal lagi dia pandai mengaji, pintar berbahasa inggris, rajin menabung, dan patuh terhadap semua perintah malik(sang pacar). Waw, siapa yang gak mau sama dia coba.
12. Tiany Enje, anak Brebes yang ngakunya mengalami shockculture pada hari pertamanya di kampus ini, ternyata malah menjadi best speaker di kelas kami,,,Bahasa Inggrisnya yang basbisbus membuat semua personel dikelas kami pun terlelap dibuatnya. Kesehariannya yang sering memakai rok hitam dan tas totol-totol merahnya ini, kami daulat menjadi guru besar kami, karena dia sanagt mengayomi dan menyayangi kami, murid-muridnya. Murid kesayangan Bu Yani, diantara kami, adalah BUng Ical, karena ia selalu mencium tangan bu Yani ketika bertemu. Perlu kita ketahui bersama bahwa Bu Yani, adalah blogger sejati, sebagai bukti, coba anda ketik "Tiany Enje" di mesin google, maka akan muncul ribuan tulisannya yang menyebar di dunia maya, entah itu berupa blog, atau comentar 1 baris yang menyebut namanya. Cewek yang agak nervous jika bertemu dengan teman yang juga nervous ketemu dia "ALif" ternyata memiliki dendam kesumat denga Reta, entah itu dendam nenek moyang atau dendam campur nasi (oh itu rendang ya?? jauh nbanget bo"!!). dan lagi-lagi tentang reta, entah mengapa guru besar kami menakuti salah satu personel kelas kita yaitu RETA(nama itu sering disebutkan di cerita ini mungkin karena memang reta adalah one person yang sangat membahayakan disini) dan entah mengapa saat seorang reta sedang beragument tentang apa saja, guru besar kami langsung terdiam (ketakutan).
13. Selain banyak orang gilanya, ternyata kelas kita dilengkapi dengan ustadz gilanya juga,, sebut saja Saiful Adnan, yang biasa kita panggil Pak Ustadz. aku tak tahu persis gimana ceritanya ia dipanggil PAk Ustadz, Emang sih dia jebolan pesantren, and pokoknya gak tau kenapa dipanggil pak ustadz deh. Ni cowok agak paling nyebelin karena suka ne ---shhhhst-shshhshhhtttt--sendiri kalo anak-anak lagi ribut, ampe anak-anak diem semua. siapa yang gak sebel coba? udah ngambekan, pokonya sifat jelek cewek-cewek ada di dia semua dah... hehehhe dia selalu nebeng ama pasangan sepanjang abad babeh dan rifqi,, udah kayak keluarga beranak satu aja mereka naek motor pinknya si babeh,,,
14. Babeh (Andika Asy-Syiddiq) nama asli and nama fbnya sama, gak ada yang berubah. aNAk Inter yang satu-satunya yang aku kenal pas baru masuk UIN itu juga karena dia temen smpnya temen smaku. Yah, cuma dia. di kelas pun dia terlihat diem, and kalem, suka makan bayem, pas bahasa arab selalu merem (heehehe), tasnya warna item, suka ama angka enem, punya mantan namanya painem (gaktauding!). Yah,,, Itulah Andika, yang jarang mengucapkan kata-kata di kelas kami, kalimat-kalimat bijaknya baru muncul pada saat forum pertama kelas kami (baca: curcol). Wajar. Seperti anak-anak lainnya, sebenarnya kita bisa saling bisa mnegenal karena waktu, so, jangan salah. sekarang Andika adlaah cowok yang paling sering dibicarakan dikelas, tingkat kepopulerannya melebihi-3karyawan yang dipecat dari majalah playboy tadi--(read: Kiki, Hasmar, dan Ical). Karena skandal drama cintanya dengan Reta yang berujung mengenaskan, menyedihkan, tragis, mengundang senyum dibalik luka hati yang teriris-iris,,,(rahasia perusahaan---sensor). “Oh, babeh.. kau adalah pangeran hatiku yang TIDAK akan pernah membangunkan ku dengan ciumanmu” said reta.
15. Anak yang berani gak masuk di jam pertama kuliah kami ini, bernama Zara Sabrina (inget bukan zahra, bukan juga zarah, tapi Zara) Cewek melankolis (menurut gw) yang punya kosan di depan kampus persis ini, sebenernya puya bakat jadi penyanyi Internasional. bukan karena suaranya, tapi karena improvisasi panggungnya yang sering kami lihat saat dia bete. Agnes Monika?lewat! Seven Icon?? jauh! Lagy Gaga? itu kejauhan. "Indonesia!!!! Ayo digoyang!!!!" dia akan berteriak seperti ini, sambil mengangkat kakinya ke atas kursi mahasiswa, dan matanya yang tajam, hidungnya yang kembang kempis mampu menghipnotis dan menenggelamkan siapa saja yang melihatnya dalam zona tertawa yang tiada henti. So far, sepengetahuanku, dia tipe sahabat yang setia, cewek yang setia, anak yang setia. Dia selalu gila dengan banyak penggemarnya di masa lalu, dan galau dengan munculnya banyak gebetan yang menarik perhatiannya sekarang. Aku suka menggodanya dengan banyak gebetannya sekarang, karena siapa tahu temen-teman? dia adalah penipu sejati, penjahat kelas teri yang sangat lihai menutupi perasaannya, isi hatinya, maksud perbuatannya. pokoknya topengnya tebel deh,,,, tapi gini-gini dia salah satu filsuf hebat di ranah bahasa kelas kita. Kata-katanya sedalam samudra deh,,, kalo adu sastra ama dia,,, makanya kusebut dia melankolis. Dia mengandaikan kami ber 19 berjalan beriringan (kayaknya jalan depan kampus gak cukup deh) dan berusaha bertahan melewati semua rintangan dengan berpegang erat satu sama lain. karena dengan berpegangan tangan itulah kami kuat. dalem gak sihhhhh???
16. Deessiiccaa Anna. Huahahahhahahahaha,, diawali dengan tawa yang akan berhenti 5 menit kemudian. ya teman kami yang satu ini, punya hobi ketawa. tapi setelah ketawa seharian dia akan kambuh dengan asma beratnya (baca: bengek). Desica yang punya mimpi besar menjadi diplomat Timor Leste (deket amat dah)ini, berusaha mengejar cita-citanya ke UIN Jakarta. Padahal dia dulu sudah pernah kuliah di UNSOED, agroteknologi. SUngguh pilihat yang penuh perhitungan. Aku shock saat melihatnya menangis karena tahu kenyataan bahwa, kelas kami, tidak mendapatkan title Double Degree. Mungkin kenyataan yang sangat pahit-hit-hit. Tapi karena rangkulan,pelukan, dan gendongan(berat kale) kami teman2 seperjuangannya akhirnya dia bisa mengembalikan tawa renyahnya yang ngangennin itu. Desica adalah supporter futsal teladan kelas kami, tanpanya kelas kami tidak akan pernah menang melawan tim manapun. AKU YAKIN!! hehehe, Ohya, diem-diem Desica ini punya penggemar berat looh!!! namanya Danu,, di bbmnya suka disimpen gitu kata-katanya, kalo gak percaya rampas aja bbnya. ehhehehehhehehe Dan hati-hati jika kalian melakukan suatu hal aneh didepan cewek ini, karena dia dengan otomatis akan menyoraki anda dengan "saieng il chuka hamnida2....... (selamat ulang tahun versi korea) " setiap hariiiiiiiiiiiiiiiii.
17. BAyu Agustin "Maaf salah pak, yang bener Bayu Agustian" (batin gw;kenapa gak Bayu Agustus aja biar jelas?) itulah kalimat yang sellau ia ucapkan padda minggu pertama kelas kami. Okeh, Darah sumatra yang mengalir di tubuhnya ini, senasib denganku. Salah alamat (ayu ting2 kalee) masuk HI. dia pengen banget masuk Teknik Perminyakan, tapi jalannya ternyata dipertemukan dengan kami. Yeah, Bayu sering kali membuat konser mini dikelas kami, dan otomatis, ikhlas gak ikhlas kami harus menjadi pendengar setianya. untung saja, suaranya tidak sejelek Giant Doraemon, sehingga kami pun mendukung penuh ambisinya untuk masuk anggota PMS eh salah PSM ding (Paduan SUara Mahasiswa )UIN Jakarta. Gak tahu masuk ato kagak, disetiap hari kami, tak absent suara siriosanya mendengung dipenjuru kelas, lumayan lah, pengusir kecoa gratis.. hehehhe
18. Makhluk terakhir ini, adalah yang sebelumnya kuceritakan, dia murid pindahan dari kelas reguler. DIalah anak tambahan personel kelas kami, bukan karena interaksi biologis ataupun sosial langsung anggota kami sebelunya, namun karena sistem seleksi alam, yang memasukkannya menjadi anggota keluaga besar kami ini. COwok yang sellau bangga dengan motor gedenya (tapi kecepatannya masih kalah ama Joni) ini gak kalah autis ama yang laen. cuma dia stadiumnya agak tinggi. HAry punya ciri-ciri, paling suka maen futsal pake celana tidur dan kaos kaki sepanjang lutut. Dia juga tidak pernah mau kalah pamor dengan para personel yang sangat eksis diatas. Menurut dia, dialah yang paling guanteng( ya standar lah buat diajak ke kawinan). Dan yang sangat saya suka dari seorang harry satria adalah ketika ia menyanyikan lagu baby(justin bieber) pasti ia berkata “when i was 13, i have my first love, and blalalalalala..” sumpah suara nge-rap-nya keren bgt (aneh) hehehe..
19. Gue... (ocha)
Tambahin ta,,,,,,,(reta's word) okeh, okeh, gue tambahin.. but, uangge pirooo ?? . ocha ?? hem namanya menyamai nama adik ku yang memiliki arti teh dalam bahasa jepang. Dan entah mengapa saya masih heran dengan nama ocha=masmuhah (gapapa lah nama doang, apalah arti sebuah nama, ya kann?). one person iki sangat lah bangga dengan ITBnya, dan saya sangatlah iri dengan kedekatannya dengan babeh( babeh.. oh.. bebehhh). Diam-diam dia adalah tukang nebeng yang sangat senang bila diantar dan akan merayu bila tidak ada seorang pun yang menawarkan jasa ojek hehehe.. sungguh saya sangat bangga dengan jasa pertemanannya yang mau ikutan irit dan nongkrong bareng( sebenarnya sih jasa jajan nya). Satu lagi saya juga bangga atas pintarnya dalam pembacaan al-quran dan bahasa arab nya( karena saya selalu dekat dengannya ketika bahasa arab, bukan karena dia akan mengajari saya atau karena dia sangat jenius dalam bahasa arab. Tetapi karena jika saya disuruh untuk membacakan bahasa arab (yang bagi saya sangat sulit itu), saya pasti dibantu ocha) [makasih ocha]. Sebenarnya ocha itu adalah one person yang saya sukai (reta), karena dia itu easy going dengan siapapun, dia dengan mudah dekat dengan seeseorang yang menurut saya sangat susah untuk didekati. Ya, itulah ocha menurut saya. Satu lagi yaa.. dia itu indentik dengan rok panjang, dan saya sangat benci membonceng seseorang yang memakai rok panjang karena RIBETTTT !.
Yah,,, itulah,, kami,,,,, 19 otang pilihan yang ditakdirkan Tuhan masuk kelas HI (Internasioanal Class) 2011 di UIN Jakarta. Dengan berbagai macam latar belakang yang membuat kami butuh satu sama lain,,,,, So,,, Here We are,,, bersama-sama berjuang melawan keterbatasan fasilitas Internasional… namun berdedikasi tinggi untuk meningkatkan kualitas kami di dunia Internasional kelak.
Sekian,
tertanda, (Ocha dan Reta)
(proyek film kami)
(tim futsal kami yang tak tertandingi)
(suporternya yang paling berpengaruh atas kemenangan kami)
(nonton bareeeeeng)
(kelas kami yang kosong karena cuma 19 orang)
exsis di sl,, bascamp resmi)
(kelaperan))
Film yang terinspirasi oelh keberhasilan tim Olimpiade Fisika Indonesia. Berkisah tentang kondisi kritis dan MESTAKUNG.
Arif adlah pelajar sebuah SMP di Madura. Bapaknya sopir truk, ibunya pergi ke Singapura. Arif anak yang pintar, penurut, dan suka fisika. Ia ingin sekali bertemu ibunya yang sudah 7 ahun pergi ke negeri orang. Suatu ketika Arif terpilih untuk masuk tim fusi (tim persiapan olimpiade fisika Indonesia untuk olimpiade Internasional) Ia pun mengikuti seleksinya ke Jakarta.
Awalnya ia tidak mau karena harus menemani Bapaknya mencari uang, tapi karena Olimpiade Internasional bertempat di Singapura, ia pun bersemnagat dengan tujuan lain yaitu menemukan ibunya.
Namun, ternyata semua tak semudah yang ia bayangkan. Ia bertemu dengan murid-murid yang ppandai fisika dari seluruh penjuru Indonesia. Dan di sana mereka harus bersaing. Dari puluhan anak tersebut hanya akan diambil 6 nilai tertinggi. Arif, sebagai anak yang paling muda (ia masih SMP) merasa sangat tidak kuat dan kewalahan mnghadapi ribuan rumus dan teori yang sangat berat. Dia merasa sangat down, dan tidak percaya diri, namun karena dorongan kuat ingin bertemu ibunya, ia pun kembali bersemangat dan mengejar ketertinggalannya.
Sampai hari pengumuman tiba ternyata ia tidak masuk 6 besar anak yang berangkat ke Singapura. Ia jatuh, merasa sanagt lemah, dan putus asa. Namun siapa tau, ternyata pihak sponsor mau menambah jatah orang untuk pergi ke Singapura, dan itu diberikan pada Arif, luapan syukur terucap dari mulutnya
.Ketika suatu individu atau kelompik berada pada kondisi kritis, maka semesta –sel-sel tubuh, lingkungan, dan segala sesuatu di sekitarny—akan mendukung individu atau kelompok tersebut untuk keluar dari kondisi kritis dn encapai sasaran yang dituju. Itulah ungkapan Prof. Dr. Johannes Surya, hukum alam yang bekerja berdasarkan mekanisme itu disebut MESTAKUNG (Semesta Mendukung)
Film dengan slogan ”Karena Dlam Hidup, Tak Ada yang Tak Mugkin” ini mengambil inspirasi dari keberhasilan tim pelajar Indonesia meraih medali emas di Olimpiade Fisika di Singapura pada 2006. Sosok paling penting dalam tim Olimpiade Fisika iNdonesia (TOFI), Johannes Surya tak berhenti menyebut MESTAKUNG, berada dibalik keberhasilah itu, dan keberhasilan pada tahun-tahun berikutnya. Kondisi kritis yang dialami Arif sang tokoh utama dalam keinginannya menemukan ibunya, inilah yang mendorong Mestakung berjalan. Film ini memberikan gambaran cukup bervariasi tentang Mestakung, dalam bentuk abstraksi atas kejadian-kejadian yang dialami tokohnya. Contohnya cerita saat Arif dikejar-kejar anjing, lalu ia mampu melompati pagar setinggi 1,5 meter. Itulah MESTAKUNG. Teori alam ini cukup sederhana dan sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari kita. Yang penting ada keyakinan dan usaha keras. Segalanya memang tak ada yang tak mungkin. Efek lagu MESTAKUNG (goliath) yang bersemangat pun membangkitkan semangat bermimpi kita.P erjuangan putra-putri bangsa demi Merah putih yang menjadi main theme film ini, juga memunculkan nasionalisme kita dalam bentuk pencapaian prestasi atas nama tanah air.
Ia kembali membuka laptopnya, lalu menutupnya kembali. Suatu saat ia membuka lagi, dan sesaat kemuadian menutupnya kembali. Ia begitu ingin menulis beberapa kisah yang terjadi padanya akhir-akhir ini, namun kembali urung. Cha, sebutlah ia.
Remaja yang baru menjajaki gerbang kedewasaan di tahun ketujuhbelasnya menghirup udara segar. Ia dilahirkan dikeluarga yang menjunjung tinggi karirisme. Orang tuanya setiap hari sibuk bekerja. Saat ia baru bangun dipagi hari mereka sudah bergegas ke kantor, dan saat orang tuanya pulang ia sudah tertidur lelap diselimut kuning kesayangannya. Hanya hari libur yang tersisa untuk menikmati masa-masa kebersamaan dengan orang tuanya. Namun itu terlalu berlebihan jika dikatakan ia broken home, atau kurang kasih sayang. Ia selalu merasa dikelilingi dengan banyak kasih sayang, dan ia sangat memahami kesibukan orang tuanya.. hanya satu yang terjadi padanya sekarang. Ia menjadi diri tertutup, yang tak pernah bercerita ataupun berkeluh kesah kepada ibu atau ayahmya. Sama sekali tidak pernah, yang ia tahu hanya ia bersekolah dengan tujuan harus membanggakan mereka, dan ia berusaha mungkin selalu membuat kabar bahwa ia baik-baik saja.
Dari mulai umur 9 tahun ia sudah hidup berpisah dengan kedua orang tuanya. Ia hidup bersama neneknya di kampung. Ia benar-benar anak perempuan yang penurut, tidak pernah berbuat nakal, selalu mengiyakan jika disuruh, selalu bertanya jika tidak jelas, dan perkara-perkara baik lainnya. IA senang hidup bersama neneknya, saat bersama orang tuanya dia sangat kuper dengan sekelilingnya. Entah kenapa. Tertutup, bahkan teman sekelasnyapun selalu memanggilnya dengan nama lengkap, hanya 3 orang terdekatnya yang tahu nama panggilannya Cha. Sebenarnya itu terlalu jauh untuk diceritakan. 12 tahun ia sudah terbiasa jauh dengan orang tuanya. Selama 12 tahun itu tiap 6 bulan sekali ia selalu melaporkan perkembangannya melalui fasilitas telekomunikasi telepon. Ia ranking, ia menjuarai berbagai lomba, ia mengetuai sebuah organisasi, dan perkembangan-perkembangan lumrah yang sudah biasa untuk ditunggu-tunggu para orang tua. Aku selalu melaporkannya, karena hasilnyapun tidak mengecewakan mereka. Tapi disinilah kelemahannya, orang tuanya tidak pernah tau prosesnya, mereka hanya mngetahui hasil dari pencapaian-pencapaian yang diraih oleh anaknya. Ia pernah punya mimpi kecil ingin disekolahkan di sekolah menengah pertama tertentu, namun, neneknya menolaknya karena tidak tega. Cha pun menurut. Saat masa depannya kia berjalan disekolah menengah atas, ia pun memutuskan untuk berasrama, oangtuanya pun menyetujuinya. Disini ia mulai merasa tertekan dengan target-target yang diarahkan oleh orang tuanya. Mereka mulai mengatur mentata masa depannya secara apaik. Tahun pertamanya, masih tidak mengecewakan, namun ditahun keduanya ia anjlok merosot, dan orang tuanya memuncak. Ia tersudut dalam ruang sempit yang tiap sisinya mempunyai tekanan kuat sehingga membuatnya kesakitan. IA sempat tidak terima dan Kini ia diberi kesempatan kembali untuk berkumpul dengan orang tuanya kurang lebih 3 bulan. Dan setelahnya ia putuskan untuk memisahkan diri kembali ( maksudnya tidak tinggal dirumah) bukan karena ia tidak pernah betah, atau ingin menjauhi orangtuanya, tapi karena sekolahnya. Ya, karena sekolahnya yang ada diluarkota. Selama hidup Cha, ia selalu berdedikasi untuk orang tuanya, karena ia pikir, ”Siapa lagi motivasiku untuk terus menjadi yang terbaik selain mereka?”.
Entri Populer
-
Film yang terinspirasi oelh keberhasilan tim Olimpiade Fisika Indonesia. Berkisah tentang kondisi kritis dan MESTAKUNG. Arif adlah pel...
-
Pelajaran pertama Mungkin sudah satu putaran bumi mengitari pusat tata surya, Goresan itu membekaskan luka yang masih menyisa tanda, Mun...



















